Sinopsis dan Review Film Zootopia

Sinopsis dan Review Film ZootopiaKali ini akan saya bahas sinopsis dan review dari film Zootopia yang berkisah tentang Judy Hopps–seekor kelinci optimis–yang bercita-cita untuk menjadi polisi di Zootopia. Dia adalah sosok yang tidak mengenal kata “ciut” meskipun sejak awal banyak hewan lain yang mencibirnya. Lebih parahnya lagi, kedua orangtuanya diawal juga sangat pesimis terhadapnya. Namun ternyata, tekad keras berhasil membawa Judy ke cita-citanya. Dia berhasil menjadi kelinci polisi pertama dan ditempatkan di Zootopia. Perjalananan film ini baru saja dimulai. Judy terus menerus mendapat sentimen negatif dari lingkungan kerja hingga atasannya. Hingga suatu ketika bersama seekor rubah dia mendapati celah untuk membalikkan semua itu.

Informasi Film Zootopia :
Genre Film: animation, comedy
Produser: Clark Spencer
Sutradara: Byron Howard, Rich Moore, Jared Bush
Penulis: Jared Bush, Phil Johnston
Tanggal Rilis: 4 Maret 2016 (Amerika), 10 Februari 2016 (Prancis)
Rumah Produksi: Walt Disney Pictures
MPAA: PG
Durasi: 108 Menit
Negara: Amerika Serikat

Daftar Pemeran Film Zootopia :
Ginnifer Goodwin, Jason Bateman, Shakira, Idris Elba

Official Trailer :



Semua orang sudah sangat hafal bahwa Disney dan Pixar adalah pemain utama di jagad animasi global. Perbedaan keduanya terletak di ciri khas penyampaian kisah. Kalau di dunia produsen superhero, Disney bisa diumpamakan sebagai Marvel–yang ringan dan mudah membuat senang semua orang. Sedangkan Pixar lebih condong ke DC–gagasan yang dibawa mayoritas lebih kompleks dan kadang malah sangat segmented. Namun di sini, Zootopia adalah anomali Disney yang membuat saya sangat bahagia. Studio ini akhirnya berani bereksperimen lebih jauh lagi dengan cara meramu kompleksitas gagasan di sebuah sajian animasi.

Review ini tidak akan terlalu jauh membahas aspek teknikal. Sebab, berbagai hal teknis buat film bergenre animasi sudah khatam digarap oleh para penggawa Zootopia. Animasinya detail dan halus. Scorring-nya pas. Pengisi suaranya tidak ada yang terdengar salah karakter–blended. Zootopia menggunakan “stigma” sebagai komoditas utama penceritaannya. Film ini menggambarkan sebegitu menyedihkannya menjadi entitas (anggap saja ras) yang terkotak-kotak oleh keadaan sosial. Memang di premisnya sudah digambarkan bahwa hewan pemangsa dan buruannya telah berada di level berdamai, hidup rukun. Namun, tidak bisa dilepaskan begitu saja bahwa prasangka-prasangka satu spesies dengan spesies lain itu bersifat laten.
Rubah digambarkan sebagai sosok yang licik, kelinci digambarkan sebagai karakter yang lemah, singa digambarkan sebagai tokoh yang kuat, hingga kambing digambarkan sebagai binatang tak berdaya. Zootopia secetek itu? Sama sekali tidak. Oleh film ini, semua stigma yang dudah dilekatkan di awal, dijungkirbalikkan dengan natural seiring laju durasi.
Sinopsis dan Review Film Zootopia
Pandangan kita pada banyak hal tiba-tiba saja menjadi blur–tentang prasangka-prasangka yang selama ini sudah kita iyakan. Anak kecil yang menonton film ini pasti mendapatkan kebahagiaan, namun orang dewasa yang menonton film ini pasti mendapat tamparan. Apalagi ketika personifikasi yang ada dilemparkan ke kenyataan dunia sosial manusia.




Kualitas Cerita : 8,2
Kualitas Gambar/Grafis : 8,5
Kualitas Efek Suara dan Musik : 8,4

Lewat Zootopia, penonton diliterasi dengan sangat baik perihal saling menghargai pun memaafkan. Sesungguhnya, menghilangkan sekat-sekat, kasta-kasta, kelas-kelas, apa pun istilahnya yang berkaitan dengan status sosial justru akan membuat semuanya menjadi baik-baik saja secara luar-dalam. Namun pasti ada sebagian pihak yang tetap mempertahankan egonya, hal itu tidak bisa dicampakkan begitu saja. Film ini menawarkan sebuah words of wisdom yang mungkin klise tapi sungguh sulit diwujudkan, yaitu perubahan bermula dari diri sendiri.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : www.sinopsis-review.com
Copyright © 2011. Movie Review - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger