Sinopsis dan Review Film Ice Age: Collision Course 2016

Sinopsis dan Review Film Ice Age: Collision Course 2016Sinopsis dan review kali ini membahas film animasi berjudul Ice Age: Collision Course yang mengawali petualangan Manny, Diego, Sid, dan lainnya yang harus berhadapan dengan asteroid raksasa yang akan memusnahkan kehidupan makhluk di bumi. 
Scrat –yang selalu mengejar biji pohon Oak– sampai ke luar angkasa membuat masalah besar yang entah bagaimana mengakibatkan asteroid raksasa mengarah ke bumi dan menjadi ancaman seluruh kehidupan di sana. Ancaman besar ini memaksa mereka untuk mencari cara agar dapat bertahan hidup. Hingga saat di perjalanan mereka, mereka menemukan sebuah tempat yang indah yang dibangun dari asteroid besar –yang satu abad yang lalu pernah menghantam bumi– dan tempat tersebut dipimpin oleh pemimpin spiritual Shangri Llama yang berusia ratusan tahun.

Informasi Film Ice Age: Collision Course 2016
Judul Film : Ice Age: Collision Course
Genre : Animation, Adventures
Produser : Lori Forte
Sutradara : Mike Thurmeier dan Galen T. Chu
Penulis : Michael Berg, Aubrey Solomon
Tanggal Rilis : 22 Juli 2016
Rumah Produksi :20th Century Fox Animation
MPAA : Semua Umur
Durasi : 100 Menit
Negara : Amerika Serikat

Daftar Pengisi Suara Film Ice Age: Collision Course 2016
Melissa Rauch - Francine (voice)
Nick Offerman
Simon Pegg - Buck (voice)
Jennifer Lopez - Shira (voice)
Stephanie Beatriz
John Leguizamo - Sid (voice)
Adam DeVine
Keke Palmer - Peaches (voice)
Max Greenfield
Denis Leary - Diego (voice)
Ray Romano - Manny (voice)

Official Trailer : 

Tak hanya Manny, saya sebagai penonton pun merasa kaget ketika Peaches yang masih muda –bahkan secara desain dan rupa-nya masih memperlihatkan mammoth yang masih belia– sudah merencanakan pernikahan dengan mammoth eksentrik bernama Julian. Tak hanya itu, dia juga belum bisa sepenuhnya menerima Julian sebagai pasangan hidup putrinya. Dan semua ini kebanyakan diperlihatkan dari sudut pandang Manny serta Ellie sebagai orang tua. Jelas sekali, anak-anak yang datang menonton film Ice Age dengan tujuan untuk melihat kawanan hewan lucu akan mengerti konflik dewasa yang dirasakan Manny. Apalagi sudut pandangnya bukan berasal dari si anak, tapi justru orang tuanya.

Meski konflik sejati film ini mungkin akan membuat anak-anak bingung, tapi hampir setiap orang tua yang pernah mengalami masalah Manny dan Ellie bisa ikut merasakan reaksi mereka sebagai orang tua. Demikian pula dengan pasangan muda yang harus menghadapi keberatan dari orang tua, seperti yang dihadapi Peaches dan Julian. Komedi-komedi yang datang dari Scrat, si tupai kuno pun mulai kehilangan kelucuannya. Kita sudah terlalu sering disuguhi komedi bisu yang dilakukan makhluk ini, sehingga menjadikannya sebuah komedi basi.

Di tahun 2016, penonton disuguhi oleh film animasi berkualitas secara bertubi-tubi dan lebih baik seperti Zootopia, The Secret Life of Pets, Finding Dory, dan lainnya sehingga Ice Age sedikit terinjak-injak. Meski latar belakang cerita mengalami peningkatan, namun jump scene antara Scrat dan para tokoh utama terkesan acak-acakan dan tak beraturan. Konflik sejatinya pun terlalu dewasa untuk dipahami anak-anak. Film ini bahkan menjadi seperti sebuah episode istimewa dari serial animasi TV, bukan kelas animasi layar lebar. 
Sinopsis dan Review Film Ice Age: Collision Course 2016
Kualitas Cerita : 7,7
Kualitas Gambar/Grafis : 8
Kualitas Suara dan Musik : 8,2

Jika anda membutuhkan hiburan ringan, mungkin film ini masih bisa menghibur. Namun, jika anda mengharapkan cerita yang lebih berbobot, anda tidak akan mendapatkannya dari sekuel Ice Age ke lima ini.


Share this article :

Post a Comment

 
Support : www.sinopsis-review.com
Copyright © 2011. Movie Review - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger